Juru Budaya > Teknologi
Debian 12 "Bookworm" Telah Dirilis, Ini Dia yang Baru

dikunjungi :941x
oleh : Rakai Walaing
2023-06-18 14:28:15

Debian 12 "Bookworm" telah secara resmi dirilis dan dapat diunduh.

debian-12-bookworm-telah-dirilis-ini-dia-yang-baru
tampilan layar Debian 12

Ads For Space

Jakarta -

Debian 12 "Bookworm" telah dirilis dengan sejumlah fitur baru yang signifikan. Versi terbaru ini telah mengalami pengembangan selama 2 tahun dan merupakan penerus dari seri stabil Debian 11 "Bullseye" yang dirilis pada tahun 2021.

Salah satu ciri khas Debian yang membuatnya menjadi distribusi Linux yang stabil, dapat diprediksi, dan dapat diandalkan. Debian tidak mengubah hal-hal secara sembrono, melainkan menjaga stabilitas, kualitas, dan kompatibilitas. Komunitas pengembang yang berpengalaman di Debian sangat memperhatikan kontrol kualitas, kelanjutan, dan kompatibilitas. Karena itu, Debian juga menjadi dasar bagi distribusi Linux lainnya, seperti Ubuntu.

Dalam rilis Debian 12, ISO utama sekarang mengandung perangkat lunak bebas dan non-bebas. Jadi, pengguna dapat memilih instalasi perangkat lunak non-bebas seperti firmware dan driver grafis langsung dari ISO utama, tanpa perlu menggunakan ISO terpisah.

Pada Debian 12, kernel Linux 6.1 menjadi inti sistem operasi. Meskipun bukan versi kernel terbaru, Linux 6.1 adalah rilis jangka panjang yang akan dipelihara hingga tahun 2027. Kehadirannya dalam Debian sangatlah tepat.

Debian 12 menawarkan lebih banyak perangkat lunak daripada Debian 11, dengan 11.089 paket baru untuk total 64.419 paket. Sebagian paket dari Debian 11 dihapus karena dianggap usang. Pengguna yang melakukan upgrade ke Debian 12 perlu memperhatikan hal ini.

Beberapa perangkat lunak yang disertakan dalam Debian 12 antara lain LibreOffice 7.4.5.1, Evolution 3.46.4-2, Transmission 3.0, dan Mozilla Firefox ESR. Beberapa paket pengembangan dan perangkat lunak penting lainnya yang diperbarui meliputi Nginx 1.22, Emacs 28.2, PHP 8.2, systemd 252, Python 3.11.2, Perl 5.36, dan Vim 9.0.

ISO standar Debian 12 menggunakan lingkungan desktop GNOME 43 sebagai lingkungan desktop default. Lingkungan desktop lain yang diperbarui juga tersedia, termasuk KDE Plasma 5.27, LXDE 11, LXQt 1.2.0, MATE 1.26, dan Xfce 4.18.

Artwork baru bernama "Emerald" digunakan dalam seluruh sistem operasi Debian 12, termasuk layar boot, installer, wallpaper desktop, dan dokumentasi. Tema Adwaita digunakan dalam Debian 12 dan telah mengalami penyempurnaan yang signifikan sejak rilis Debian 11, yang pasti akan disukai oleh pengguna yang melakukan upgrade.

Beberapa perubahan penting lainnya dalam Debian 12 meliputi:

  • Bootloader GRUB tidak lagi menjalankan os-prober secara default.
  • Implementasi malloc baru.
  • Daemon syslog tidak lagi terpasang secara default.
  • Pembaruan font besar, termasuk Google Fonts.

Secara keseluruhan, Debian 12 adalah pembaruan besar bagi distribusi Linux yang ikonis ini. Pembaruan pada lingkungan desktop membawa fitur-fitur baru, dukungan perangkat keras ditingkatkan berkat kernel Linux yang lebih baru, dan para pengembang mendapatkan akses ke puluhan ribu paket yang diperbarui.